Tuesday, November 11, 2014

Move ON



Kata yang sering digembor-gemborkan orang yang sedang putus cinta :D. Mungkin benar,, itu obat mujarab bagi penderita cinta. Dan perlu digaris bawahi, ini hanya untuk pendrita putus cinta bukan para pelaku LDR ataupun para penderita kebosanan dalam hubungan.

Move on itu artinya berpindah. Dalam arti sempit, move on adalah berpindahnya rasa sayang kita kepada orang lain sehingga dapat menghilangkan rasa sayang untuk pasangan yang sebelumnya. Dalam arti luas, move on itu berpindahnya perhatian kita kepada hal lain. Hal lain disini bermakna luas, bisa manusia, hewan, benda, ataupun ilmu.

Seseorang yang telah move on, maka ia dapat melakukan aktifitas barunya tanpa gangguan bayangan mantan kekasihnya. Ia boleh menyibukkan diri dengan pasangan baru, teman baru, buku baru, ilmu baru, hewan peliharaan baru, pokoknya semua hal yang dapat mengubah perhatiannya secara utuh.

Banyak teman yang suka bertanya, apakah kamu sudah move on?? Jawab dengan tegas SUDAH. Karena kamu sudah bisa beraktifitas biasa dan kamu mempunyai hal baru yang dapat menemanimu di setiap waktu dan tempat. :D

Move on itu hal penting dan harus dilakukan oleh semua orang yang mengalami putus cinta. Mengapa?? Karena terhanyut dengan kata "mantan" itu hal yang sia-sia. Apakah kamu pernah berfikir, bahwa dia sudah terlalu asyik dengan hal baru dan kesulitan untuk mengingat namamu? Penyataan itulah yang akan memukul kita untuk bersadar diri dan mulai berfikir rencana hidup kedepan. Yes..hidup kedepan, masa lalu hanyalah pengalaman yang harus diambil nilai pelajarannya.

Move on!! Make up your future!! :)

Tuesday, July 15, 2014

Mantan Pacar?? Balikan??



Mantan pacar itu bisa dikatakan seseorang yang telah gagal menjadi calon suami kita atau istri kita :D.. dia yang dulu berkomitmen untuk kita, namun seiring berjalannya waktu, kenyataan yang berbicara. Bahwa dia (mantan pacar) bukanlah orang yang cocok untuk kita. Dia belum bisa menerima kita, mengerti kita. So…terima sajalah,, Allah SWT punya rencana lain.

Namun,,, tidak ada salahnya kok buat balikan sama mantan pacar,, :D proses pacaran yang kedua ini akan lebih gampang dibanding proses pacaran yang awal. Kan dia sudah mengenali kita, hanya saja butuh proses untuk memperbaiki kesalahan yang dulu. Waw…keren jadinya. Melakukan hal-hal yang dulu sering dilakukan bersama. Mengulang kenangan mungkin lebih seru dibanding membuat kenangan baru.

Ada juga seseorang yang berpendapat bahwa balikan dengan mantan pacar itu seperti menjatuhkan diri pada lubang yang sama. Pasti dulu ada suatu masalah yang menyebabkan rusaknya hubungan seseorang. Itulah yang menyebabkan seseorang takut untuk mengulanginya lagi. Mungkin masalahnya terlalu rumit dan sudahh tidak ada rasa sayang sedikitpun.

Menurut pengamatan saya,, rasa sayang untuk mantan pacar itu pasti masih ada walaupun sangat sedikit. Anggap saja hati kita itu selembar kertas bersih, rasa sayang kita itu bagaikan tinta yang menggores kertas itu. Ketika hubungan sudah berakhir maka kta akan berusaha sekuat tenaga menghapus itu dengan apapun. Tapi apakah kertas itu bisa bersih seperti semula?? Tidaaakkk…. Itu yang menunjukkan bahwa tak mungkin kita menghapus rasa sayang itu hingga hilang seperti awal belum bertemu.

Yah…semuanya tergantung pelaku,, kalau masih nyaman. Lalu apa masalahnya? Seseoran pasti pernah khilaf, kitapun pernah berbuat kesalahan. Jadi berilah kesempatan untuk dia dan dirimu sendiri untuk memperbaiki nya. :D tapi..jika luka hati itu akan tambah parah jika bersamanya, yasudah.. tutup mata, tutup telinga, tutup mulut untuk apapun tentang dia.

Saturday, May 10, 2014

Bias pandangan tentang Perempuan (“Perempuan” karya M. Quraish Shihab)

Sebuah hadits menjelaskan bahwa asal penciptaan lelaki dan perempuan itu berbeda, perempuan itu diciptakan dari tulang rusuk yang bengkok. Sehingga diperlukan perlakuan khusus untuknya. Adanya perbedaan tersebut tidak menjadikan seorang laki-laki (pasangan) untuk memaksa meluruskan tulang yang bengkok itu. Namun maksutnya yaitu  ia harus menghadapi itu dengan arif. Lelaki tidak bisa menyalahi kodrat bahwa ia harus memiliki pasangan yaitu seorang perempuan.
Dalam legenda sansekerta, manusia yang diciptakan pertama yaiu lelaki. Kemudian Dewa akan menciptakan perempuan untuk menemani dan menghibur sang lelaki. Namun, tidak ada seminggu lelaki itu mengembalikan perempuan kepada Dewa. Dan tak lama lagi, lelaki itu menghadap Dewa dan meminta perempuan itu lagi. Akhirnya Dewa memberi kesempatan lelaki itu untuk hidup dengan perempuan itu lagi. Karena ternyata lelaki terebut tak dapat hidup tanpa adanya perempuan disampingnya. Akan tetapi tiga hari kemudian, lelaki tersebut mengembalikan perempuan itu lagi kepada Dewa. Dewa pun marah, dan akan menciptakan lelaki lain untuk perempuan itu.  Dengan ancaman tersebut, lelaki itu memutuskan untuk bersedia hidup dengan  perempuan. Lelaki itu telah beranggapan bahwa, tanpa perempuan itu hidup menjadi sulit, dan dengan perepuanpun, hidup bertambah sulit.
Beberapa pandangan masa lampau yang beredar dalam masyarakat tentang perempuan :
·         Perempuan mengakui dosa-dosanya, tetapi jarang sekali mengakui kesalahan-kesalahannya sehingga Anda jarang mendengar kata “maaf” darinya.
·         Perempuan jika melupakan kesalahan Anda, itu berarti dia tidak memaafkan Anda. Sedangkan bila ia memaafkan Anda, itu berarti ia tidak dapat melupakan kesalahan Anda.
·         Perempuan selalu ingin melihat dengan kedua matanya, tetapi terkadang dia menutup kedua matanya untuk memberi kesempatan orang lain untuk melihatnya.
·         Kegiatan perempuan di pagi hari adalah menyikat giginya agar bersih dan menyikat lidahnya agar tajam.
·         Kalau perempuan berbicara jangan dengarkan apa yang diucapkan lidahnya, tetapi perhatikan kalimat yang terpancar dari wajahnya.
·         Perempuan bukanlah seperti perampok yang mengancam harta atau nyawa, tetapi ia mengancam keduanya.
·         Perempuan cantik itu surga bagi mata, neraka bagi diri Anda, dan jin bagi isi dompet Anda.
·         Perempuan jika menggigit lengan suaminya, dia akan hidup. Namun lelaki menggigit lengan istrinya, ia akan mati.
·         Jika perempuan mencintai Anda maka dunia dipersembahkan untuk Anda. Tetapi ketika ia membenci Anda, dunia bersama Anda akan dibakar oehnya.

Tak semua pandangan tersebut benar. Bagi perempuan dan lelaki dianjurkan untuk memperbaiki diri sendiri agar mendapatkan paangan yang baik pula. Dan dunia ini akan indah, damai, sejahtera ketika perempuan dan laki-laki saling menyadari kekurangan dan kelebihan masingmasing. Sehingga antara perempuan dan lelaki dapat hidup bersampngan dan menyatu untuk saing melengkapi.

Spirit to make our body up!! J

Wednesday, April 30, 2014

Musik dan Joget Indonesia

Musik merupakan salah satu karya seni yang menggambarkan kebudayaan masyarakat. Di dalam musik terkandung nilai dan norma-norma yang menjadi bagian dari proses enkulturasi budaya, baik dalam bentuk formal maupun informal. Suara musik yang baik adalah hasil interaksi dari tiga elemen, yaitu: irama, melodi, dan harmoni. Musik adalah bunyi yang diatur menjadi sebuah pola yang tersusun dari bunyi atau suara dan keadaan diam (sounds and silences) dalam alur waktu dan ruang tertentu dalam urutan, kombinasi, dan hubungan temporal yang berkesinambungan sehingga mengandung ritme, melodi, warna bunyi,  dan keharmonisan yang biasanya dihasilkan oleh alat musik atau suara manusia yang dapat menyenangkan  telinga dan mengekspresikan ide, perasaan, emosi atau suasana hati. Mendengar musik pula adalah sejenis hiburan.
Perkembangan musik Indonesia memang sangat dinamis terutama di akhir tahun 2000-an. Pada era sebelum 70an, musik yang berkembang di Indonesia bertema perjuangan, keberanian, semangat, dan kebangsaan. Tema-tema itu berkaitan dengan kondisi Indonesia disaat penjajahan oleh bangsa lain. Misalnya lagu-lagu Nasional, Bandung lautan Api, Maju Tak Gentar, Padamu Negeri, dan lain sebaigainya. Dan pada era tahun 70-an, muncullah musisi Koes Plus yang dijuluki sebagai The Beatlles-nya Indonesia. Tema lagu mereka yaitu percintaan dan kancah peperangan. Pada era tahun 80-an, jenis lagu yang mendominasi adalah lagu pop yang mendayu-dayu, bertempo lambat dan cenderung berkesan cengeng. Namun pada era 90-an, aliran musik yang cengeng mulai surut dan musik pop Indonesia seperti kehilangan arah. Dampak positifnya musik dangdut menjadi lebih hidup dan meriah. Bahkan banyak dari para penyanyi yang tadinya beraliran pop dan rock beralih ke dangdut dan kemudian tercipta jenis musik baru yaitu pop dangdut. Kejayaan penyanyi solo pada era tahun 2000-an tak secemerlang seperti pada era 90-an. Pada era ini selera masyarakat lebih ke grup-grup seperti; Peterpan, Ungu, Dewa, dan lain-lain. Nama-nama yang masih bertahan hanya beberap gelintir, semisal; Krisdayanti, Chrisye, Titi Dj, dan Glen Fredly. Sedangkan perkembangan musik hingga tahun 2014 ini sangat bervariasi. Dua tahun yang lalu banyak bermunculan boy band dan girl band, hingga mengalahkan eksistensi aliran musik yang lainnya. Kekalahan itu bukan berarti aliran musik lainnya tidak tampak dan eksistensi boy band dan girl band tak bertahan lama. Aliran pop, dangdut, rock, jazz, akustik masih berkembang di Indonesia.
Misalkan musik dangdut yang memiliki pendengar yang sangat bervariatif, mulai dari kalangan anak-anak hinnga kalangan orang tua. Semuanya sering menikmati aliran musik dangdut yang enak didengar. Seperti ketika mereka menaiki sebuah bus, maka didalamnya ada tayangan musik dangdut. Dangdut merupakan salah satu seni musik Indonesia yang memiliki unsur Melayu dan Arab. Dahulu dangdut menggunakan alat musik utama yaitu tabla yang berasal dari India dan Pakistan (khususnya Asia Selatan), kemudian berkembang di Indonesia yang berakar dari pedagang Gujarat yang menyebarkan ajaran Islam pada zaman itu.
Sekitar tahun 1968, Rhoma Irama adalah musisi yang paling eksis. Rhoma Irama menjadikan dangdut sebagai alat berdakwahnya, yang terlihat dari lirik-lirik lagu ciptaannya serta dari pernyataan yang dikeluarkannya sendiri. Sejak tahun 1970-an dangdut boleh dikatakan telah matang dalam bentuknya yang kontemporer. Dikatakan kontemporer karena musik dangdut telah dilengkapi dengan alat-alat yang modern, seperti gitar listrik. Namun tidak menghilangkan ciri khas alat musik dangdut, yaitu gendang, suling, dll.  Sebagai musik populer, dangdut sangat terbuka terhadap pengaruh bentuk musik lain, mulai dari keroncong, langgam, degung, gambus, rock, pop, bahkan house music.
Seiring berkembangnya zaman, musik dangdut diwarnai dengan beberapa penyanyi yang kontroversional. Sebut saja Inul Daratista, ia memiliki goyang ngebor yang mengundang perdebatan. Banyak orang yang berpendaat bahwa goyangan ngebor itu merusak moral masyarakat. Akibat gaya panggung yang dinilai terlalu terbuka dan berselera rendah itu, dangdut dikatakan sebagai musik yang membawa aspirasi masyarakat kalangan bawah dengan segala kesederhanaan dan kelugasannya. Ciri khas ini tercermin dari lirik serta bangunan lagunya. Gaya pentas yang sensasional tidak terlepas dari napas ini.
Goyang atau joget memang tidak dapat dipisahkan dari pementasan musik dangdut. Sampai ada sebuah lirik yang berbunyi “dangdut tak goyang bagai sayur tanpa garam”. Namun goyangan itu tidak harus seronok, ada juga goyangan yang enak dilakukan tanpa menggundang kontroversi. Buktinya pada zaman dahulu tidak muncul permasalahan saat pementasan musik dangdut.
Joget adalah menggoyangkan sebagian anggota badan dengan mengikuti irama musik yang didengar. Jagat musik Indonesia kini tengah dihebohkan dengan fenomena macam-macam goyangan. Seperti joget cesar ala Caisar dan joget oplosan ala Soimah.
Goyang Cesar yang dipopulerkan oleh Caisar Adhitya Putra. Gerakan tari yang diiringi lagu Buka Sithik Joss ini sederhana dan mudah diikuti bahkan oleh Anda yang tidak mempunyai latar belakang seorang penari. Berawal dari pementasan goyang cesar di acara YKS (Yuk Kita Sahur), goyang cesar diminati masyarakat karena sifatnya yang menghibur. Awalnya menghibur, ternyata tak lama kemudian goyang tersebut memunculkan perdebatan. Bagi para pecinta senam, goyang cesar membawa damak positif. Gerakannya memang sangat energik, tidak ada anggota badan yang tidak gerak, dari kepala, bahu, tangan, kaki sampai ke dada ikut di gerakkan. Kenyataan itu masih dalam katagori hal yang wajar karena biasanya senam hanya dilakukan oleh para olahragawan yang bertujuan untuk olahraga dan di sebuah ruangan khusus. Selain sebagai gerakan senam, goyang cesar tidak banyak bermanfaat dibandingkan efek buruk yang dibawanya.
Misalnya fenomena seorang ibu, gadis muda, berpakaian gamis, dan memakai kerudung, bergoyang bersama sama di acara televisi atas nama goyang Cesar. Mereka berhijab dan melakukan goyang cesar itu, sehingga menimbulkan pandangan goyang itu tidak indah, tidak bagus, dan tidak menambah apapun. Kecuali yang tampak hanya sebagai manusia yang rela berjoget untuk sesuatu yang tidak jelas. Goyangan ini mengajarkan orang untuk bertindak di luar urat malu mereka. Tidak peduli apa kata orang, yang penting asyik dan bisa joget sepuasnya dengan ritme yang tidak jelas. Dapat dikatakan mereka tidak menghormati simbol simbol agama. Kerudung, gamis, peci dan yang lain itu juga simbol. Ketika orang memakai itu, setidaknya mereka paham bagaimana menjaga sikap dan perbuatan.
Lebih parahnya lagi, di daerah Bandar Lampung, sejumlah siswa sekolah dasar mempraktikan goyangan cesar sambil membuka ritsleting di depan kelas. Mereka membuka sambil berteriak “buka titik jos”. Peristiwa tersebut membuat para orang tua dan pendidik merasa cemas. Padahal sekolah adalah lingkungan yang berpengaruh pada perkembangan anak. Disitulah anak-anak dapat belajar, bermain, dan bersosialisasi dengan teman sebayanya. Mereka dapat saling bertukar informasi dan melakukan hal-hal yang baru mereka ketahui tanpa memikirkan dampaknya.

Melihat fenomena yang telah terjadi, itu merupakan masalah yang sangat besar bagi bangsa Indonesia. Karena rusaknya moral bangsa, bukan hanya moral generasi penerus namun sekali lagi rusaknya moral bangsa. Sehingga dapat disimpulkan bahwa goyangan cesar membawa dampak buruk bagi moral bangsa Indonesia. Menanggapi hal tersebut, masyarakat harus dapat mengatasi dengan arif. Tidak perlu menyalahkan salah satu pihak, namun semua pihak bersama-sama memperbaiki. Orang tua selaku pendidik sebaiknya lebih intensif dalam pengawasan anaknya. Pihak penyiar televisi juga sebaiknya memilih acara-acara yang patut disajikan untuk bangsa Indonesia. Para entertainer juga diharapkan menyajikan hiburan yang mengandung nilai (bermutu), tidak hanya sekedar menghibur.

Monday, April 28, 2014

Pendidikan dan kehidupan

Dalam kehidupan manusia terdapat 2 titik. Titik yang pertama, titik awal kehidupan yaitu kelahiran manusia. Dan titik yang kedua, titik tujuan kehidupan yaitu kematian yang berlanjut pada kehidupan akhirat. Dua titik tersebut disambungkan dengan sebuah garis yang sering disebut garis eksistensi kehidupan. Garis eksistensi kehidupan tersebut diartikan sebagai gambaran rentetan kegiatan yang berisi dinamika kehidupan berupa perubahan dan perkembangan. Sehingga manusia selalu berusaha mencerdaskan diri, yang sering kita sebut dengan proses pendidikan.
Pendidikan dilakukan manusia sepanjang ia masih bernafas di bumi ini. Sehingga dalam hadits disebutkan “Tuntutlah ilmu dari buaian hingga liang lahat”. Itu artinya Islam mengajak kita untuk selalu menuntut ilmu demi tercapainya tujuan kehidupan. Ilmu tersebut dapat kita dapatkan melalui proses pendidikan formal maupun non formal.
Allah telah berfirman dalam surat Al-Isra’ ayat 36.
Ÿwur ß#ø)s? $tB }§øŠs9 y7s9 ¾ÏmÎ/ íOù=Ïæ 4 ¨bÎ) yìôJ¡¡9$# uŽ|Çt7ø9$#ur yŠ#xsàÿø9$#ur @ä. y7Í´¯»s9'ré& tb%x. çm÷Ytã Zwqä«ó¡tB ÇÌÏÈ  
Dalam ayat tersebut dijelaskan bahwa, manusia hendaknya bertanggung jawab atas segala perbuatan yang telah ia lakukan. Untuk dapat bertanggung jawab, manusia memerlukan ilmu atau pengetahuan yang merupakan hasil dari sebuah pendidikan. Allah SWT melarang kita untuk menyatakan sesuatu yang kebenarannya tidak kita ketahui jelas. Ancaman bagi orang tersebut adalah neraka.
Melalui pendidikan pula manusia dapat mengetahui hikmah yang terkandung dari penciptaan alam semesta ini. Hingga ia dapat memperlakuan alam dengan semestinya. Misalnya, ketika ia menempuh pendidikan di bidang pertambangan. Maka ia mengerti apa yang seharusnya ia lakukan terhadap macam-macam pertambangan di alam ini.
Dengan manusia yang bertanggung jawab dan berpendidikan maka manusia akan dapat menjalani kehidupan dengan baik. Sehingga ia dapat mencapai tujuan kehidupan dengan sebuah senyuman.