Kebohongan merupakan kepribadian yang buruk. Kebohongan
yaitu tidak mengatakan hal yang sebenarnya. Allah SWT membenci orang yang suka
berbohong. Maka berbuat jujurlah. J
Alasan seseorang berbuat jujur?
·
Melaksakan perintah Allah
SWT.
Dalam Surat al-Maidah ayat 8 dan 41 dan Surat al-Muthaffifin ayat 1-6,
telah dijelaskan bahwa perbuatan bohong
merupakan perbuatan yang tercela (dosa) dan tercantum pula perintah untuk
jujur. Dalam kehidupan ini peluang untuk berbohong lebih besar disbanding peluang
untuk jujur. Di segala perbuatan maupun pekerjaan terdapat peluang tersebut.
Jadi tidak menutup kemungkinan bahwa seorang guru, pemimpin tidak dapat
berbohong.
·
Berbohong membuat kita
stress
Kita
tidak pernah menyadari bahwa berbohong dapat menyebabkan stress. Memang stress
yang ini tidak terlihat, tetapi fatal. Ketika ketika berbohong maka kita akan
merasa takut, cemas akan kebohongan kita, kita juga merasa malu jika bertemu
dengan seorang yang pernah kita bohongi. Perasaan itu pun dapat mengganggu kemampuan
berfikir kita.Tingkat stress yang kita alami tidak besar tetapi dengan
intensitas yang tinggi menyebabkan pelepasan hormone kortisol yang berpengaruh
pada ingatan seseorang.
Alasan seseorang berbuat bohong?
·
Masalah psikologi
Ada seseorang yang memang memiliki keinginan untuk berbohong dan dia
menyadari itu. Mereka disebut pseudlogia fantastica. Maksutnya, mereka
akan mendapatkan kesenangan sendiri setelah mereka membohongi orang lain.
Ada juga yang suka berbohong dengan membuat cerita-cirita khayalan (mythomania).
Tetapi mereka tidak bertujuan untuk berbohong kepada orang lain. Tujuan mereka
hanya ingin mendapatkan perhatian yang lebih dari orang sekitar.
·
Masalah social
Dalam
hal ini, pelaku terpaksa untuk melakukan kebohongan karena sebuah kelalaian.
Misalnya seorang pengendapa motor yang luapa membawa surat-surat, sedangkan ada
oprasi. Kemudian pengendara mencari alasan yang akan dapat dimaklumi polisi.
Tetapi itu tetaplah sebuah kebohongan. Hal ini tidak benar karena tidak pernah
ada jaminan selamat untuk orang yang berbohong. Meeka selamat dari denda polisi
tapi mereka tidak selamat dari dosa. Jadi tidak ada kata “berbohong demi
kebaikan”.
Tujuan orang berbohong ?
·
Demi melindungi kepentingan
Contohnya, kita berbohong tidak memiliki uang ketika ada seorang pengemis
menghampiri kita. Padahal kenyataannya, kita punya uang tapi untuk keperluan
membeli sesuatu.
·
Menutupi rasa malu
Contohnya, kita berbohong ketika kita ketahuan mencontek.
·
Ingin terlihat baik
Contohnya kita berbohong ketika sedang ngbrol dengan pasangan kita. Kita
merekayasa cerita-cerita baik akan diri kita sendiri.
·
Demi sesuatu yang
diinginkan
Motif seperti ini yang sering dilakukan orang. Contohnya, seorang siswa
mencontek demi nilai bagus (berbohong terhadap diri sendiri)
·
Merasa memberi manfaat kepa
orang lain
Ketika
kita berbohong, sekilas akan tampak manfaat bagi kita. Namun kenyataannya
hanyalah kerugian yang kita dapatkan. Pertama, terhadap diri sendiri
karena telah berbohong. Kedua, kerugian bagi orang lain karena semua
informasi yang dia terima hanyalah kebohngan.
Maka hinadarilah untuk mengawali berbohong. Karena bohong
itu harus ditutupi dengan kebohongan yang baru. Stop to Lie!! J