Tuesday, May 28, 2013

kebohongan


Kebohongan merupakan kepribadian yang buruk. Kebohongan yaitu tidak mengatakan hal yang sebenarnya. Allah SWT membenci orang yang suka berbohong. Maka berbuat jujurlah. J
Alasan seseorang berbuat jujur?
·         Melaksakan perintah Allah SWT.
Dalam Surat al-Maidah ayat 8 dan 41 dan Surat al-Muthaffifin ayat 1-6, telah dijelaskan bahwa perbuatan  bohong merupakan perbuatan yang tercela (dosa) dan tercantum pula perintah untuk jujur. Dalam kehidupan ini peluang untuk berbohong lebih besar disbanding peluang untuk jujur. Di segala perbuatan maupun pekerjaan terdapat peluang tersebut. Jadi tidak menutup kemungkinan bahwa seorang guru, pemimpin tidak dapat berbohong.
·         Berbohong membuat kita stress
Kita tidak pernah menyadari bahwa berbohong dapat menyebabkan stress. Memang stress yang ini tidak terlihat, tetapi fatal. Ketika ketika berbohong maka kita akan merasa takut, cemas akan kebohongan kita, kita juga merasa malu jika bertemu dengan seorang yang pernah kita bohongi. Perasaan itu pun dapat mengganggu kemampuan berfikir kita.Tingkat stress yang kita alami tidak besar tetapi dengan intensitas yang tinggi menyebabkan pelepasan hormone kortisol yang berpengaruh pada ingatan seseorang.
Alasan seseorang berbuat bohong?
·         Masalah psikologi
Ada seseorang yang memang memiliki keinginan untuk berbohong dan dia menyadari itu. Mereka disebut pseudlogia fantastica. Maksutnya, mereka akan mendapatkan kesenangan sendiri setelah mereka membohongi orang lain.
Ada juga yang suka berbohong dengan membuat cerita-cirita khayalan (mythomania). Tetapi mereka tidak bertujuan untuk berbohong kepada orang lain. Tujuan mereka hanya ingin mendapatkan perhatian yang lebih dari orang sekitar.
·         Masalah social
Dalam hal ini, pelaku terpaksa untuk melakukan kebohongan karena sebuah kelalaian. Misalnya seorang pengendapa motor yang luapa membawa surat-surat, sedangkan ada oprasi. Kemudian pengendara mencari alasan yang akan dapat dimaklumi polisi. Tetapi itu tetaplah sebuah kebohongan. Hal ini tidak benar karena tidak pernah ada jaminan selamat untuk orang yang berbohong. Meeka selamat dari denda polisi tapi mereka tidak selamat dari dosa. Jadi tidak ada kata “berbohong demi kebaikan”.
Tujuan orang berbohong ?
·         Demi melindungi kepentingan
Contohnya, kita berbohong tidak memiliki uang ketika ada seorang pengemis menghampiri kita. Padahal kenyataannya, kita punya uang tapi untuk keperluan membeli sesuatu.
·         Menutupi rasa malu
Contohnya, kita berbohong ketika kita ketahuan mencontek.
·         Ingin terlihat baik
Contohnya kita berbohong ketika sedang ngbrol dengan pasangan kita. Kita merekayasa cerita-cerita baik akan diri kita sendiri.
·         Demi sesuatu yang diinginkan
Motif seperti ini yang sering dilakukan orang. Contohnya, seorang siswa mencontek demi nilai bagus (berbohong terhadap diri sendiri)
·         Merasa memberi manfaat kepa orang lain
Ketika kita berbohong, sekilas akan tampak manfaat bagi kita. Namun kenyataannya hanyalah kerugian yang kita dapatkan. Pertama, terhadap diri sendiri karena telah berbohong. Kedua, kerugian bagi orang lain karena semua informasi yang dia terima hanyalah kebohngan.
Maka hinadarilah untuk mengawali berbohong. Karena bohong itu harus ditutupi dengan kebohongan yang baru. Stop to Lie!! J

No comments:

Post a Comment